Latest Post

Tips To Manage Your Working Capital


Apa yang Anda pikirkan jika Anda membaca pernyataan Anda dari posisi keuangan (neraca) menunjukkan aset Anda lebih tinggi dari kewajiban Anda? Orang pasti berharap kondisi ini, kan? Tapi, jika Anda tidak bisa mengelola modal kerja Anda dengan baik, hal itu tidak dapat membantu Anda membuat bisnis Anda efisien dan efektif. Mari kita lihat penjelasan berikut yang akan memberi Anda cara terbaik untuk mengelola aset Anda.

Modal kerja

Seperti kita ketahui, modal kerja adalah perbedaan antara harta lancar (aktiva lancar) dan kewajiban lancar. Ini menggambarkan ukuran umum likuiditas perusahaan. Kita juga tahu rasio modal kerja. Meskipun perusahaan kami memiliki keseimbangan yang lebih tinggi dalam total harta lancar yang menunjukkan kemampuan lebih besar untuk memenuhi utang perusahaan, tetapi kita mungkin lupa tentang pengembalian. Semakin lama perusahaan menyimpan aktiva lancar yang berlebihan, semakin sedikit pengembalian yang di dapatkan dari total aset(aktiva). Mengapa kita tidak mencoba untuk berinvestasi dengan kelebihan uang tunai atau memperoleh aset tetap yang dapat membantu perusahaan menghasilkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi?

Di sisi lain, pembiayaan usaha dominan berdasar kepada kewajiban lancar daripada utang jangka panjang, meskipun mungkin menimbulkan biaya yang lebih rendah tetapi memiliki risiko likuiditas yang lebih besar. Semakin besar utang jatuh tempo, maka semakin besar ketidak pastian dan pada umumnya semakin besar biayanya.

Untuk membiayai aset Anda, disarankan untuk menggunakan hedging dimana aset dibiayai oleh kewajiban jatuh tempo yang sama. Dengan menggunakan sistem ini, Anda bisa lebih mempersiapkan dengan dana yang memadai untuk memenuhi utang ketika jatuh tempo.

Mungkin Anda ingin tahu bagaimana menghitung saldo kas yang sesuai atau diperlukan dalam perusahaan Anda. Kas seperti darah dalam tubuh kita. Ketika darah beredar dengan baik, semua organ dalam tubuh kita akan sehat. Kas terdiri dari dua jenis, yaitu uang tunai di Bank dan Kas. Mereka adalah aset yang paling utama di sebuah perusahaan. Tips untuk mengelola uang tunai adalah dengan menjaga saldo kas yang diperlukan. Bagaimana cara menghitungnya? Cukup menghitung saldo transaksi untuk kegiatan bisnis normal ditambah saldo pencegahan dalam kasus darurat ditambah kompensasi saldo yang dibutuhkan untuk komitmen pembiayaan. Ingat, uang tunai yang berlebihan tidak baik dan itu juga berlaku untuk aset lancar lainnya, termasuk piutang, apalagi persediaan.

Hal ini sangat mungkin untuk berdagang tanpa penjualan kredit. Manajemen akan mengoptimalkan penjualan mereka dengan sistem ini, tetapi tentu harus menggunakan strategi seperti itu untuk memaksimalkan return dan meminimalkan risiko. Ada beberapa tips untuk mengelola piutang, antara lain:

  • Membuat Penuaan Jadwal untuk mengidentifikasi berapa banyak pelanggan dan berapa banyak penjualan kredit jatuh tempo.
  • Mengevaluasi batas kredit berdasarkan aliran pelanggan pembayaran. "Mereka yang dengan piutang tunggakan lama tidak harus mendapatkan produk itu sampai mereka menyelesaikan rekening mereka atau membayar tunai".
  • Membuat pengaturan sebelumnya dengan pelanggan, misalnya, keterlambatan pembayaran dari rekening mereka akan mendapatkan biaya bunga secara berkala, atau meminta mereka untuk menyiapkan jaminan setidaknya dalam jumlah yang sama dengan saldo rekening.
  • Segera mengirim faktur penjualan besar.
  • Para pelanggan harus secara berkala diingatkan oleh telepon dan email sebelum dan pada saat faktur mereka sudah waktunya untuk di bayar. Kirimi mereka Pernyataan Rekening, biasanya pada akhir setiap bulan.
  • Gunakan siklus penagihan untuk keseragaman proses penagihan.
  • Hubungi dan gunakan layanan asuransi kredit untuk menjaga terhadap kerugian yang abnormal dari utang buruk.

Saya harap penjelasan di atas tentang manajemen aset dapat membuat Anda lebih sadar tentang bagaimana Anda dapat menjalankan bisnis Anda

Tips Mendeteksi Kesalahan Dalam Neraca Saldo Saat Total Sisi Debit dan Kredit Sudah Balance


Jangan senang dulu kalau Laporan Posisi Keuangan (Neraca) kita sudah balance antara sisi aktiva dan pasiva. Mengapa?  Berikut ini alasannya dan bagaimana menemukan kesalahan tersebut.
Dalam siklus akuntansi kita sudah mengetahui bahwa sebelum membuat laporan keuangan, kita perlu memiliki Neraca Saldo (Trial Balance) yang balance dan benar.  Setelah sekian banyak transaksi diposting termasuk jurnal penyesuaian pada akhir bulan, maka Neraca Saldo penting untuk kita periksa ulang. Sekalipun Balance antara total kolom debit dan kolom kredit, tidak serta merta Neraca Saldo itu sudah benar dan siap menjadi laporan keuangan yang handal.
Untuk melihat satu persatu journal entry tentu akan memakan waktu yang lama apalagi pada perusahaan yang memiliki ratusan sampai ribuan transaksi.  Cara mudahnya tentu dapat kita lakukan dengan melakukan identifikasi pada dua hal berikut:
  1. Sekilas bisa terlihat apakah ada saldo yang tidak normal dalam Neraca Saldo. Jika ada langsung saja telusuri dan lakukan jurnal koreksi. Misal saldo KAS di Neraca Saldo negative (sisi kredit), saldo beban dalam Neraca Saldo yang seharusnya Debit ternyata Kredit. Saldo Piutang yang seharusnya Debit ternyata KREDIT di Neraca saldo, dan sebagainya.
  2. Kedua perhatikan beberapa jenis kesalahan berikut. Ini berlaku baik bila pembukuan dilakukan secara manual maupun menggunakan program aplikasi akuntansi.

  • ERROR OF COMMISSION :
Sebuah transaksi telah dicatat / diposting pada akun yang salah pada kategori (kelompok akun) yang sama. Kesalahan ini disebut ERROR OF COMMISSION
Contoh:
Penerimaan Kas dari Toko ABC dianggap sebagai pembayaran dari Toko XYZ. (sama-sama penerimaan dari piutang namun salah mengkredit akun piutang antara customer Toko ABC dengan akun piutang Toko XYZ)
  • ERROR OF COMPLETE REVERSAL:
Ketika mencatat sebuah transaksi, debit dan credit entry nya terbalik.
Contoh:
Seharusnya : Kas (debit) pada Piutang Toko ABC (kredit), tetapi dicatat terbalik, dimana Piutang Toko ABC (debit) dan Kas (kredit).
  • ERROR OF OMISSION :
Kesalahan ini terjadi  karena sebuah transaksi sama sekali tidak dicatat atau dibukukan ke dalam sistem.
Contoh:
Beban bunga (debit) dan Kas (kredit) sama sekali belum dijurnal.
  • ERROR OF ORIGINAL ENTRY :
Kesalahan ini terjadi ketika angka yang salah digunakan saat pertama kali dibuat jurnal dalam pembukuan.
Contoh:
Pembelian persediaan yang seharusnya berdasarkan invoice sebesar Rp 1.200.000 tetapi dicatat hanya Rp 200.000,-
  • ERROR OF PRINCIPLE:
Kesalahan ini terjadi dibukukan pada sisi debit dan kredit degan jumlah yang sama, tetapi salah dalam kelompok akun.
Contoh:
Transaksi pembelian kendaraan bermotor yang seharusnya dicatat ke akun aset tetap tetapi dibukukan sebagai Beban kendaraan.  Kedua akun ini sama-sama memiliki saldo normal debit, namun memiliki kelompok/kelas akun yang berbeda, dimana yang pertama adalah aset dan akun kedua adalah akun beban.
  • COMPENSATING ERROR:
Kesalahan ini terjadi pada sisi debit dikompensasi oleh kesalahan dalam jumlah yang sama di sisi kredit.
Contoh:
Transaksi pertama: Penerimaan penjualan tunai Rp 560.000 tetapi di catat sebagai Kas (debit) Rp 550.000.  Transaksi kedua: Terjadi retur penjualan sebesar Rp 300.000 sedangkan Piutang dikredit sebesar Rp 310.000,-
Jika kedua transaksi diatas di key in dalam satu journal entry, maka akan terlihat bahwa kedua kesalahan tersebut secara total akan memiliki jumlah yang sama. Kesalahan pada transaksi pertama dan kedua berdampak saling ‘menutupi’ selisih yang ada.
TIPS untuk mendeteksi kesalahan dalam Neraca Saldo ini memiliki pengaruh signifikan dalam penyusunan laporan keuangan.  Kesalahan-kesalahan di atas bermula dari human error sehingga tidak terdeteksi secara otomatis oleh sistem, apalagi jika digunakan pembukuan secara manual.  Aplikasi akuntansi pada dasarnya menerima apapun yang dijurnal selama debit dan kreditnya balance. Oleh sebab itu, dibutuhkan evaluasi atas laporan keuangan sebelum diserahkan kepada pihak manajemen untuk meminimalisir kesalahan. Semoga tips di atas bermanfaat bagi kita semua.

Unsur-Unsur Penting Dalam Aktivitas Ekonomi

Unsur-Unsur Penting Dalam Aktivitas Ekonomi


Dalam dunia bisnis, pelaku usaha hendaklah dapat melihat dan memanfaatkan setiap peluang dengan baik demi menghasilkan keuntungan. Keuntungan dalam hal ini tidak hanya dari segi finansial semata, tapi juga jalinan kerja sama atau networking dengan rekan bisnis. Namun untuk menciptakan peluang bisnis tidak semudah membalik telapak tangan, dibutuhkan keinginan yang kuat serta kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan bisnis yang dikerjakan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, terlebih dahulu Anda, selaku pelaku usaha, mengetahui apa saja yang menjadi unsur-unsur penting dalam aktivitas ekonomi, yang mau tidak mau akan turut mempengaruhi roda usaha Anda:
a. Keinginan manusia
Setiap manusia pasti memiliki keinginan yang ingin diwujudkannya. Keinginan ini sudah menjadi sifat dasar yang dimiliki manusia, yang akan mendorong mereka untuk berusaha keras memenuhi apa yang menjadi keinginannya. Contohnya, saat seseorang ingin usahanya berhasil, maka dia harus memutar otak dan bekerja keras bagaimana agar produk atau jasanya dikenal banyak orang dan dapat diterima pasar.
b. Sumber daya
Sumber daya merupakan hal yang penting dalam aktivitas ekonomi. Keberadaan sumber daya ini akan menentukan sukses tidaknya usaha yang dijalankan seseorang. Misalnya, saat seseorang memulai usaha katering, namun ia tidak memahami cara pengiriman makanan yang baik sehingga menimbulkan keluhan dari pelanggan saat menerima pesanan dalam keadaan kemasan rusak atau makanan tumpah. Sudah seharusnya pemilik katering memiliki tenaga pengiriman yang tahu bagaimana meng-handle pengiriman makanan.
c. Cara produksi
Seorang pelaku usaha sudah seharusnya mengetahui dengan detil cara pembuatan barang atau jasa yang dikerjakannya. Pelaku usaha harus tahu dengan pasti barang atau jasa apa yang diproduksi, jumlah barang yang diproduksi dan bagaimana memproduksinya serta pembiayaan.
Dengan adanya pemahaman terhadap unsur-unsur penting dalam ekonomi, yang tentunya tidak bisa dilepaskan dari aktivitas usaha, maka diharapkan suatu usaha dapat berjalan sesuai dengan harapan.

Apakah Bisnis Online Membutuhkan Pencatatan Akuntansi Secara Online ?


Apakah Bisnis Online Membutuhkan Pencatatan Akuntansi Secara Online ?


Mengelola keuangan yang baik mutlak diperlukan dalam bisnis apapun, baik online atau offline. Pada saat ini sudah banyak ditemukan pelaku bisnis online, mengingat bisnis ini memang dapat dilakukan dengan mudah. Hanya dengan modal koneksi internet dan gadget seperti laptop, tablet, atau smartphone seseorang sudah dapat membuka bisnis online.
Tidak ubahnya bisnis offline, bisnis online juga menawarkan berbagai jenis barang seperti baju, sepatu, alat rumah tangga yang dijual melalui media internet. Ini biasa disebut dengan online retailer. Ada juga yang disebut dengan reseller dropship, yaitu orang yang menjual produk milik orang lain atau sebagai pihak ketiga. Umumnya reseller tidak membutuhkan stok barang dan hanya fokus pada kegiatan pemasaran dan penjualan saja. Penggadaan barang dan pengiriman dilakukan oleh pemilik barang yang mengatasnamakan reseller. Keuntungan yang didapat dari reseller ini berasal dari selisih harga yang sudah ditentukan oleh pemilik barang dengan harga yang diberikan reseller kepada konsumen. Meskipun menjalankan bisnis online ini nampak sederhana, namun mengelola keuangan usaha tidak boleh diabaikan. Jika usaha Anda masih berskala kecil atau menengah, maka Anda dapat membuat pembukuan dengan sederhana yang berbasis kas, dimana Anda hanya mencatat terjadinya penjualan saat kas diterima. Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan adalah:
1. Membuka rekening untuk bisnis
Pada umumnya transaksi online dilakukan melalui transfer bank. Untuk itu penting membuka rekening untuk bisnis dimana rekening ini harus terpisah dengan rekening pribadi. Dengan memiliki rekening terpisah, maka Anda dapat memonitor cash flow bisnis Anda dengan mudah. Pilihlah bank yang banyak digunakan oleh konsmen atau supplier agar transaksi Anda dapat berjalan dengan mudah.
2. Pencatatan harian
Melakukan pencatatan saat terjadi pembayaran dari konsumen ke dalam buku besar yang berisi jenis transaksi, uang masuk, uang keluar, dan saldo. Dengan melakukan pencatatan harian ini maka Anda dapat mengetahui dengan pasti posisi keuangan Anda dan digunakan untuk apa.
3. Membuat laporan laba rugi
Membuat laporan laba rugi setiap bulan akan membantu Anda mengetahui apakah bisnis Anda menguntungkan atau tidak. Dari keuntungan yang terkumpul tersebut Anda dapat menggunakannya untuk mengembangkan bisnis Anda.
Bagi Anda yang masih awam dengan pembukuan, Anda dapat membuat jurnal dengan bantuan software akuntansi berbasis cloud, seperti Zahir Accounting yang akan membantu Anda dalam membuat laporan keuangan dengan lebih mudah. Dengan menerapkan sistem yang terkomputerisasi ini maka Anda dapat mencatat transaksi secara real time dan otomatis menempatkan transaksi tersebut kedalam kategori yang sudah ditentukan dan laporan keuanganpun akan otomatis terbentuk. Sistem akuntansi yang berbasis cloud ini akan banyak membantu Anda yang harus mobile, untuk memonitor transaksi atau cash flow Anda kapanpun dan dimanapun. Berikut ini adalah tampilan pengaplikasian software akuntansi online:
1. Pada laptop, smartphone atau gadget lainnya, akses alamat software akuntansi online tersebut pada browser yang tersedia kemudian login.

Fakta Tentang Bisnis Online Yang Tidak Diketahui Banyak Orang


Memiliki bisnis sendiri adalah impian hampir semua orang, termasuk saya. Sebuah kepuasan tersendiri bagi kita bila memiliki sebuah bisnis yang sudah berjalan dengan baik dan memberikan penghasilan rutin setiap bulannya. Bisnis online adalah salah satu peluang usaha yang selalu menawarkan solusi dalam memiliki sebuah usaha. Banyak orang yang sudah berhasil di bisnis online dan mememiliki penghasilan yang besar dari bisnis online mereka. Bahkan beberapa orang mengatakan, bisnis online adalah solusi terbaik untuk memulai sebuah bisnis karena bisa dijalankan di mana saja dan dengan mudah. Benarkah demikian?
Jika ada orang yang mengatakan bisnis online dapat memberikan penghasilan besar dengan cepat, mudah, dan santai, maka saya bilang itu adalah sebuah pernyataan yang tidak sepenuhnya benar. Agar sukses dalam berbisnis online tidak semudah yang Anda bayangkan, tapi tidak sesulit yang Anda pikirkan juga… hehehe, jadi bingung ya. Intinya, menjalankan bisnis online itu akan mudah, santai, menyenangkan, dan bisa memberikan penghasilan yang besar, tapi dengan syarat Anda harus mengerti dalam menjalankannya.
Saya melihat ada banyak sekali pemula yang sangat berambisi untuk menjalankan bisnis online, salah satunya adalah sebuah cerita dari teman saya. Dia selalu mengatakan “Enak si x ya, bisa kerja santai dari rumah dan tiap bulan selalu dapat kiriman uang dari USA”. Dan di lain kesempatan dia juga meminta bantuan “Ajarin gw dong, gw juga mau belajar berbisnis online kayak dia”. Namun, dia tidak tahu bagaimana awal si x memulai semua bisnis online yang di jalankannya. Faktanya, bisnis online itu tidak semudah yang dibayangkan banyak orang, dan tidak sesantai yang dipikirkan orang.


Memang ada banyak sekali orang yang sukses dalam menjalankan bisnis online mereka, tapi yang gagal di bisnis online justru lebih banyak lagi. Bisnis online itu hampir sama dengan bisnis offline, butuh effort, keseriusan, dan kesabaran dalam menjalankannya. Untuk bisa berhasil di dalam bisnis online itu membutuhkan proses dan waktu yang tidak sebentar, tidak seperti yang sering kita dengar dan baca.
Sebelum kita mulai berbisnis online, ada beberapa hal yang harus kita ketahui tentang bisnis internet ini. Kita harus bisa melihat peluang, kelebihan, dan kekurangan dari bisnis online sehingga kita bisa mengantisipasi kemungkinan yang terjadi di masa yang akan dengan lebih bijak. Beberapa orang yang gagal dalam berbisnis online mungkin akan bisa bangkit kembali dan berjuang lebih keras, tapi beberapa orang lainnya bisa jadi mengalami frustasi dan putus asa dengan bisnisnya. Nah, inilah yang harus kita pahami sejak awal, yang namanya berbisnis, resiko mengalami kegagalan itu sudah ada di depan mata. Sudah siapkah kita menjadi orang yang berhasil di bisnis online? Sudah siapkah kita menghadapi kegagalan?
Berikut ini adalah fakta tentang bisnis online yang harus kita pahami:
1. Bisnis Online Butuh Modal
Modal yang dimaksud di sini adalah modal materiil dan modal non materiil. Modal yang paling penting menurut saya adalah modal non materiil, yaitu dari diri kita sendiri. Kita harus memiliki keinginan yang kuat untuk memulai sebuah bisnis online, harus konsisten & persisten, mau bekerja keras, kreatif, inovatif, dan pantang menyerah.
Selain modal non materiil, tentunya kita juga harus punya modal materiil. Yang namanya bisnis online tentunya hanya bisa dijalankan kalau kita punya koneksi internet, dan ini pasti butuh modal. Walaupun nilainya tidak terlalu besar, ini tetap harus diperhitungkan sebagai modal yang kita keluarkan.
Jika kita tidak punya perangkat untuk menjalankan bisnis online, seperti PC/ laptop dan modem internet, kita bisa menjalankan bisnis online dari warnet (warung internet). Namun, pastikan Anda bisa menjaga keamanan semua akun Anda di internet. Nah, dari sini kita sudah bisa melihat bahwa bisnis online itu pasti butuh modal materiil. Jadi, jangan percaya dengan bahasa marketing jualan ebook yang bilang bisnis online itu bisa dijalankan tanpa modal sama sekali alias modal dengkul.
2. Bisnis Online Butuh Kerja Keras dan Cerdas
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bisnis online itu butuh kerja keras. Orang yang sudah bisa menjalankan bisnis onlinenya dengan santai adalah mereka yang sudah melalui banyak tahapan belajar yang tidak sebentar dan telah berhasil melewati berbagai rintangan. Berbeda halnya dengan mereka yang masih pemula, semua orang yang baru belajar bisnis online butuh kerja keras dan cerdas dalam membangun bisnis online mereka.
Agar bisa menjalankan bisnis internet dengan baik tentunya kita harus punya pengetahuan yang memadai tentang bisnis online. Proses belajar dan juga pengalamanlah yang bisa memberikan itu semua, ilmu internet marketing itu tidak bisa dikuasai hanya dalam satu-dua malam saja, itu mustahil walaupun Anda seorang yang jenius.
3. Bisnis Online Butuh Waktu
Sama halnya dengan poin 2 di atas, bisnis online itu butuh waktu untuk bisa berhasil. Jadi, jika ada sales letter jualan ebook yang mengatakan bisnis online itu bisa berhasil dalam waktu singkat maka saya boleh bilang itu adalah SCAM atau penipuan, hati-hati dengan bahasa marketing seperti ini.
Kalau Anda serius ingin membangun sebuah usaha online, maka Anda harus menganggapnya sebagai sebuah investasi jangka panjang. Memang ada beberapa bisnis online yang bisa menghasilkan keuntungan dalam waktu yang relatif singkat, namun tidak semua jenis bisnis online seperti itu. Salah satu contoh adalah forum kaskus yang dibangun oleh Andrew Darwis dan sahabatnya Ken Dean Lawadinata. Proses keberhasilan forum terbesar di Indonesia ini membutuhkan waktu hingga beberapa tahun sampai akhirnya bisa seperti sekarang ini.
Artikel terkait: Usaha sampingan
4. Bisnis Online Bisa Dikerjakan Siapa Saja
Salah satu kelebihan bisnis online adalah dapat dikerjakan oleh siapa saja. Ketika saya melamar di perusahaan tempat saya dulu bekerja, dalam wawancara mereka menanyakan ijazah kuliah saya, nilai indeks prestasi saya, apa nama kampus saya, dan pengalaman kerja. Ini memang prosedur yang harus kita lalui jika ingin bekerja di dunia kantoran.
Tapi hal ini tidak terjadi dalam dunia bisnis online, karena siapa saja bisa mengerjakannya tanpa harus punya pendidikan formal yang tinggi. Yang paling penting dalam bisnis online adalah kerja keras dan cerdas, kemauan untuk selalu belajar, dan punya semangat juang yang tinggi. Hari ini mungkin Anda adalah seorang pemula yang masih baru belajar, tapi mungkin saja beberapa tahun ke depan Anda akan menjadi seorang ahli dalam dunia internet marketing.
Saya tidak mengatakan bahwa pendidikan formal itu tidak penting. Yang mau saya tekankan adalah semua orang bisa berhasil di bisnis online jika mereka bersungguh-sungguh, tidak perduli apa latar belakang pendidikannya karena ada banyak jenis bisnis online yang bisa dikerjakan.
5. Banyak Jutawan dan Miliarder dari Bisnis Online
Ini adalah kabar gembira bagi semua orang yang menyukai bisnis online. Semua orang punya peluang menjadi seorang jutawan atau bahkan miliarder dari bisnis online. Beberapa contoh orang Indonesia yang sukses di bisnis online dan punya penghasilan yang sangat besar adalah Anne Ahira (pemilik AsianBrain.com), Andrew Darwis (pemilik Kaskus.co.id), Hendrik Tio (pendiri Bhineka.com), Budiono Darsono (pendiri Detik.com), dan masih banyak lagi.
Nah, melihat fakta-fakta tentang bisnis online yang disebutkan di atas, apakah Anda siap untuk memulai bisnis online Anda sendiri? Bisnis online memang menawarkan potensi keuntungan yang menggiurkan, tetapi bisnis online juga punya resiko sendiri, walaupun resikonya tidak sebesar bisnis konvensional. Selain itu, bisnis online bisa dijalankan secara otomatis, 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu, jadi potensi keuntungannya akan lebih besar dibanding bisnis offline. Namun, bukan berarti Anda bisa menganggap ini adalah sesuatu yang mudah karena untuk menjadi seorang pebisnis online itu membutuhkan waktu, harus tekun belajar, dan tidak mudah menyerah. Terimakasih sudah membaca artikel saya :)

5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media


Strategi Pemasaran

Salah satu negara berkembang yang memiliki pengguna situs jejaring sosial terbanyak di dunia adalah Indonesia. Tak dapat dipungkiri bahwa jejaring sosial seperti facebook, youtube, twitter bahkan aplikasi messenger seperti line, BBM, whatsapp dan sebagainya bukanlah suatu hal yang tabu di kalangan masyarakat Indonesia. Maka dari itu tidak heran bahwa jejaring sosial saat ini digunakan sebagai alternative bagi setiap pemilik bisnis untuk memasarkan produk atau memperkenalkan bisnisnya.
Jika Anda berkeinginan untuk melakukan pemasaran dengan memanfaatkan jejaring sosial, tentunya Anda harus membangun strategi terlebih dahulu. Saat ini sosial media dijadikan sebagai tool marketing yang efektif untuk membantu strategi pemasaran pada sebuah bisnis atau perusahaan.
Berikut strategi pemasaran melalui sosial media yang dapat Anda terapkan untuk menambah wawasan Anda dalam menyusun strategi untuk pemasaran bisnis Anda.
5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media
Bangun Komunitas – 5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media
Source Gambar: netizenconsultant

Membangun Sebuah Fans Club

Apabila bisnis Anda sudah memiliki banyak pelanggan, maka ada satu hal yang perlu untuk Anda ketahui yaitu seberapa besar respon konsumen terhadap produk yang Anda jual atau tawarkan agar bisa mengetahui apakah produk pada bisnis Anda bagus atau tidak, maka dari itu Anda perlu untuk melakukan sebuah survey. Namun dalam hal tersebut terdapat kemungkinan yang tidak kita inginkan seperti beberapa pelanggan tida tertarik bahkan tidak ingin mengisi sebuah survey. Dalam mengatasi hal yang tidak kita inginkan tersebut namun Anda tetap mendapatkan testimonial serta feedback dari para pelanggan terkait dengan produk yang Anda jual maka Anda dapat menciptakan sebuah perkumpulan khusus guna mengumpulkan seluruh konsumen Anda agar mereka bisa mengeluarkan segala keluhan serta apa yang diinginkan terkait mengenai produk yang Anda jual pada satu tempat yang sama.
5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media
Fast Respons – 5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media
Source Gambar: bisinesslightsideas

Bereaksi secara efektif

Apabila Anda ingin fokus teehadap pemasaran produk pada internet, maka hal penting yang harus dilakukan yaitu bereaksi secara efektif. Bereaksi secara efektif berarti berusaha untuk memberikan respon dari berbagai macam pertanyaan yang berkaitan tentang produk Anda secara secepat mungkin. Kemudian selain itu jika Anda memiliki akun sosial media baik twitter, facebook dan sebagainya tentang produk Anda, usahakan melakukan update status secara berkala. Buatlah para pengikut akun sosial media untuk bisnis Anda percaya bahwa akun tersebut benar-benar nyata dan aktif.
5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media
Mendengar Keluhan – 5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media
Source Gambar: jdacommunity

Mendengarkan yang disampaikan konsumen

Berbagai situs jejaring sosial atau sosial media merupakan salah satu tempat untuk Anda dalam mengidentifikasi keinginan konsumen. Contohnya jika bisnis Anda bergerak pada bidang kuliner atau makanan, lalu suatu ketika Anda melihat jejaring sosial dan disana terdapat seorang atau bahkan beberapa konsumen yang membutuhkan makanan seperti yang Anda jual pada bisnis Anda namun konsumen tersebut tidak dapat menjangkau secara langsung, maka dari pengamatan tersebut, hal yang mungkin dapat Anda tambahkan pada bisnis Anda yaitu layanan delivery order dengan bertujuan dapat memberi solusi kepada konsumen yang menginginkan produk seperti yang Anda jual namun sulit untuk menjangkaunya.
Sebetulnya masih banyak manfaat yang dapat Anda ambil dengan melakukan sharing secara langsung terhadap konsumen, selain itu Anda juga bisa membangun sebuah hubungan yang baik terhadap konsumen Anda apabila komunikasi yang terjalin berjalan dengan baik. Dan kedepannya konsumen tersebut bisa saja menjadi konsumen yang loyal terhadap bisnis Anda.
5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media
Komunikasikan Pesan – 5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media
Source Gambar: ebooks2go

Mengkomunikasikan pesan promosi

Mungkin sesekali Anda dapat menulis sesuatu pada jejaring sosial yang berhubungan dengan promosi produk bisnis Anda. Seperti yang sudah direncanakan di awal bahwa penggunaan jejaring sosial ini bertujuan melakukan pemasaran produk. Sehingga dalam hal tersebut Anda tidak perlu untuk menunggu intruksi dari siapapun karena secara otomatis Anda telah melakukan promosi produk dengan sendirinya. Tetapi perlu diingat, pada saat Anda melakukan promosi mengenai produk yang Anda jual, pilihlah waktu yang tepat. Usahakan untuk tidak update status yang berisikan mengenai promosi produk Anda setiap saat, karena hal tersebut dapat membuat followers Anda lama kelamaan akan merasa jenuh kemudian meninggalkan Anda.
5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media
Jalin Relasi – 5 Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media
Source Gambar: tannerfriedman

Menjalin relasi

Tidak dapat dipungkiri bahwa ketika Anda aktif dalam memanfaatkan jejaring sosial maka nanti Anda pasti bisa berkomunikasi dengan banyak orang baik yang berasal dari mancanegara bahkan internasional. Dalam mengoptimalisasi bisnis Anda supaya dapat berkembang di media sosial maka Anda dapat menambahkan atau memperluas relasi Anda. Maka dengan begitu besar kemungkinan Anda akan bertemu dengan calon investor yang tertarik dengan bisnis Anda.
Itulah beberapa strategi yang dapat Anda terapkan atau menambah wawasan Anda mengenai strategi pemasaran dalam bisnis Anda. Semoga bermanfaat.
Oleh: Nuraini Anitasari (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya) – Tim KKNP untuk PT. Zahir Internasional

5 Kunci Sukses Dalam Menjalankan Bisnis


Kunci Sukses

Dalam perjalanan membangun serta menjalankan sebuah bisnis tentunya tidak semulus yang kita bayangkan, ada kalanya kita harus melewati jalan berkerikil bahkan berbatu. Demi mengantisipasi hal tersebut pasti Anda memerlukan persiapan diri dengan merencenakan strategi yang mumpuni untuk dijalankan nantinya.  Suatu bisnis akan berjalan lencar apabila Anda selalu menyesuaikan bisnis Anda dengan trend pasar serta taktik pemasaran atau penjualan yang dapat memikat konsumen. Agar bisnis Anda dapat berjalan dengan lancar serta berkembang untuk meraih target penjualan, berikut kuncinya.
5 kunci sukses dalam menjalankan bisnis
Kunci Sukses – 5 kunci sukses dalam menjalankan bisnis
Source Gambar: selectmkt

Menggunakan kata-kata marketing yang sederhana dan tepat sasaran

Kunci sukses agar para konsumen tertarik dengan produk Anda yaitu dengan menggunakan kata-kata marketing yang tepat sasaran. Dengan harapan calon konsumen dapat mengetahui apa produk yang Anda jual serta keuntungan apa yang akan mereka dapatkan apabila membeli produk Anda. Jika anda menggunakan kalimat yang terlalu panjang maka hal tersebut akan membuat konsumen malas membaca sehingga memberikan dampak yang tidak kita inginkan salah satunya yaitu pesan yang ingin Anda sampaikan justru tidak tepat sasaran. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka gunakanlah kata-kata marketing yang simple san tepat sasaran seperti “Pengiriman barang cepat dan tepat pada waktunya”, “Berat badan turun 6 kg dalam seminggu”, dan sebagainya.

Membuat segalanya menjadi lebih mudah dan nyata

Apabila Anda ingin memasarkan produk Anda di internet, maka buatlah segalanya menjadi mudah dan nyata bagi konsumen Anda. Dimulai dari bagaimana cara pemesanannya, tampilan produk yang Anda jual, sampai bagaimana transaksi pembayaran yang Anda terapkan dalam jual beli pada bisnis Anda. Konsumen yang memanfaatkan jasa e-commerece untuk melakukan pembelian pastinya mereka masuk kedalam jenis konsumen yang malas untuk keluar rumah atau sibuk. Maka dari itu, hal yang diinginkan oleh mereka tentunya adalah proses pembelian dan pembayaran yang mudah nan ringkas. Solusi dalam mengatasi hal tersebut yaitu memanfaatkan kecanggihan teknologi yang dapat memacu mereka untuk melakukan belanja via internet (online). Bila Anda serius ingin menjalankan bisnis e-commerce yang sukses maka saatnya Anda mulai memperhatikan serta memperbaiki tampilan dari website e-commerce Anda sehingga menjadi lebih sederhana agar dapat mempermudah konsumen untuk berbelanja produk yang telah Anda sediakan pada website tersebut.

Memberikan keuntungan pada konsumen

Seorang konsumen akan kembali lagi kepada Anda apabila Anda memberikan mereka pelayanan yang dapat memuaskan dan pastinya konsumen merasa adanya keuntungan yang Anda berikan apabila mereka membeli produk yang telah Anda pasarkan. Misalnya saja yaitu Anda memberikan garansi seumur hidup untuk beberapa produk yang Anda tawarkan, atau memberikan garansi berupa jaminan uang kembali apabila produk tidak sesuai dengan ekspektasi pembeli. Jika terdapat keuntungan bagi pembeli tentunya akan memudahkan Anda dalam menjaring pasar atau peminat. Dalam suatu bisnis pasti terdapat persaingan dalam memikat pembeli, maka dari itu memberikan keuntungan pada konsumen merupakan salah satu cara yang dapat Anda terapkan agar Anda memiliki pelanggan setia.

Bisnis juga perlu pengembangan dan pembaruan

Pada saat Anda menjalankan suatu bisnis janganlah Anda melupakan suatu hal yang sederhana namun penting yaitu menganalisis perjalanan bisnis Anda. Seperti apa saja kendala yang menghambat jalannya bisnis Anda, produk apa yang sedang trend dan laris dipasaran, dan lain sebagainya. Mungkin sebagian orang tidak terlalu menganggap hal tersebut adalah suatu hal yang penting namun pada kenyataannya hal tersebut akan dapat memberikan dampak yang besar terhadap pengembangan dan pembaruan bisnis Anda kedepannya karena hal tersebut dapat mengevaluasi hal apa saja yang perlu untuk dilakukan dan hal apa saja yang tidak perlu untuk dilanjutkan. Suatu bisnis juga memerlukan inovasi terhadap produk yang mereka jual atau tawarkan dengan alasan trend dan perkembangan pasar yang dinamis. Namun ada kalanya Anda tidaklah harus mengikuti trend melainkan menciptakan sesuatu yang sekiranya nanti akan bisa menjadi trendsetter.

Menyebarkan ke media social

Pada zaman teknologi dan informasi yang canggih seperti sekarang ini, keberadaan media social bukanlah suatu hal yang tabu lagi di masyarakat melainkan dapat digunakan sebagai pendukung dalam mempromosikan suatu produk atau bisnis. Biasanya pembicaraan yang unik merupakan salah satu topik yang sering digunakan pada media social. Untuk memulainya, Anda bisa dengan memposting beberapa foto dari produk atau jasa Anda pada media social kemudian meminta bantuan kepada rekan atau keluarga Anda untuk share kembali ke teman-teman mereka. Bahkan bisa saja Anda meminta mereka untuk coba menggunakan produk yang Anda tawarkan alu menuliskan testimonial atau komentar pada social media mereka masing-masing. Hal ini dapat dijadikan ajang promosi gratis. Penggunaan media social saat ini sangat ampuh dalam menjawab rasa penasaran yang ada pada masyarakat terhadap suatu produk yang sedang trend
Oleh: Nuraini Anitasari (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya) – Tim KKNP untuk PT. Zahir Internasional

4 KIAT MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN


Omset Penjualan

Salah satu hal penting bagi seorang pebisnis yaitu mengetahui apakah produk yang mereka dijual dapat disukai atau tidak di pasaran. Banyak kiat yang dapat kita lakukan untuk menaikan omset penjualan dalam berwirausaha. Berikut akan Saya sebutkan kiat apa saja yang dapat diterapkan dalam meningkatkan omset penjualan.

  • Mencari Customer Baru


Untuk mencari pelanggan baru, banyak hal yang dapat kita lakukan misalnya dengan mempromosikan produk yang akan Anda jual ke berbagai media promosi termasuk social media, atau bisa saja Anda mengikuti pameran untuk mempromosikan produk atau jasa Anda. Untuk dapat melakukan hal tersebut memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, namun dampak positif yang kita dapatkan adalah produk atau jasa kita dapat dikenal di masyarakat luas. Selain itu calon pelanggan juga akan mengetahui bahwa produk atau jasa yang kita jual memang layak untuk bersaing dalam dunia perdagangan.

  • Mempertahankan Customer Lama

Seperti kalimat yang menyatakan “Mempertahankan memang lebih sulit dibanding mencari yang baru”, hal tersebut juga berlaku dalam dunia bisnis. Untuk dapat membuat customer lama bertahan memang lebih mahal dibanding mencari customer baru karena kita harus dapat memenuhi atau melengkapi kebutuhan produk baru dari produk utama yang telah dibeli oleh customer lama. Namun jika bisa memenuhi hal tersebut maka Anda bisa mendapatkan pelanggan setia untuk perusahaan Anda. Misalnya produk utama yang dibeli oleh customer Anda adalah handphone maka Anda dapat melengkapinya dengan aksesoris handphone dan perlengkapan pendukung lainnya seperti earphone, charger, tonsis dan sebagainya.

  • Menambah Volume Penjualan per Customer
Untuk menambah volume penjualan per customer dapat Anda lakukan dengan cara meningkatkan manfaat atau kegunaan dari produk yang telah dibeli customer Anda sehingga hal tersebut dapat berpengaruh terhadap harga jual. Semakin tinggi kebutuhan pelanggan terhadap suatu produk maka dapat menjadikan harga jual produk juga semakin meningkat. Selain itu Anda juga dapat menawarkan produk yang lainnya supaya produk yang dibeli tidak hanya satu item saja.

  • Pelayanan Prima
Hal penting lain dalam sebuah bisnis yaitu pelayanan. Dengan memberikan pelayanan maksimal dan ramah maka akan memberikan kesan baik kepada customer sehingga secara  tidak langsung customer Anda akan menjadi media promosi “gratis” karena jika customer merasa puas pasti mereka akan menceritakan pengalaman mereka terhadap rekan, keluarga dan seluruh orang disekitar mereka mengenai produk dan usaha Anda.
Oleh: Nuraini Anitasari (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya) – Tim KKNP untuk PT. Zahir Internasional